Sabtu, 8 Agustus 2020 | 13:16 WIB

Kabupaten Bandung Siap Gelar Piala Dunia U-20

Minggu, 2 Februari 2020 | 23:04 WIB
by Feer,tarungnews.com - 241 hit(s)

Bupati Dadang Naser di sela-sela kunjungan Pengurus PSSI di Stadion Si Jalak Harupat Kecamatan Kutawaringin, Sabtu (1/2/2020). Humas Pemkab Bandung

Lintas Jabar,TarungNews.com - Bupati Bandung H. Dadang M. Naser menyatakan pihaknya siap, jika PSSI memilih Stadion Si Jalak Harupat (SJH) sebagai salah satu venue dalam perhelatan Piala Dunia U-20. Bukan hanya fasilitas kelas internasional di stadion utamanya saja, bupati menyebut sarana penunjang lainnya juga cukup memenuhi syarat.

"Kita baru saja menyelesaikan lapang latih (soccer training) kelas dunia dengan rumput sintetis. Untuk penginapan atlit, di Soreang ada Hotel Sutan Raja dan Grand Sunshine," ungkap Bupati Dadang Naser di sela-sela kunjungan Pengurus PSSI di Stadion Si Jalak Harupat Kecamatan Kutawaringin, Sabtu (1/2/2020).

Jika tim tamu ingin menggunakan hotel bintang 5 plus, Kabupaten Bandung sudah punya Hotel Intercontinental di Kecamatan Cimenyan. FIFA mensyaratkan, jarak hotel dengan stadion utama tidak boleh lebih dari 60 menit.

"Kalau Intercontinental ditinjau, saya kira orang luar akan suka dengan konsep hotelnya. Atau jika ingin di tempat keramaian, bisa di Trans Hotel kota Bandung. Dari Intercontinental ke SJH bisa 30 menit, dari Trans bisa 20 menit, melalui Tol Soroja (Soreang-Pasirkoja)," ujar bupati

Bupati menambahkan, SJH sudah punya historis saat gelaran Asian Games 2018 lalu. Dengan fasilitas ruang ganti pemain, pelatih dan wasit berstandar internasional, serta rumput lapangan berjenis zoysia matrella.

"SJH punya rumput unggulan, jadi larian airnya sangat cepat. Kalau hujan besar pun 3 menit air surut. Selain itu kami punya pengalaman saat SJH digunakan pada Asian Games. Saat itu juga sempat ada permohonan final digelar di sini, tetapi sejak awal sudah ditetapkan bahwa final di Bogor," terang Dadang Naser.

Pembangunan berbagai venue dan sarana penunjang lainnya di kawasan Sarana Olah Raga (SOR) SJH, menurutnya, tidak hanya berorientasi pada perhelatan event internasional.

"Kita bukan berorientasi pada eventnya, tapi sajian kita untuk pemain kita sendiri, bahwa lapangan SJH kelas dunia. Saya punya impian, SOR SJH menjadi akademi olahraga terpadu, lengkap dengan wisma atletnya. Jadi baik atlet maupun pelatihnya dididik secara profesional di sini, untuk melahirkan pemain handal kelas dunia di berbagai cabor (cabang olahraga)," harap Dadang.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Umum (Ketum) PSSI Mochammad Iriawan mengatakan pihaknya akan melakukan roadshow, untuk meninjau 10 stadion yang dipersiapkan dalam ajang yang akan digelar tahun 2021 itu.

"Selain stadion utama, kita lihat stadion pendukung untuk latihan. Kami ingin melihat langsung tempat-tempat yang didokumentasikan. Nanti kami simpulkan, stadion pendukung mana saja yang tepat dari seluruh sisi, baik keamanan, standarisasi dan lain sebagainya," tutur Ketum PSSI.

Setelah meninjau kesepuluh stadion dalam roadshow itu, Mochammad Iriawan mengatakan, pihaknya akan berdiskusi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terkait renovasi yang harus dilakukan baik di stadion utama maupun pendukungnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan, stadion pendukung SJH yang disurvei antara lain Armed Cimahi, Unpad, ITB dan UPI. "Yang jelas stadion utama dan pendukung pasti akan direnovasi, agar sesuai dengan standar FIFA. Kita akan tentukan dalam rapat, lalu kita ajukan ke FIFA. Pihak FIFA nanti juga akan melihat langsung ke sini," pungkasnya . Humas Pemkab Bandung

Feer,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar Anda

BACA JUGA
Berita Foto | Rabu, 5 Agustus 2020 | 23:01 WIB
Berita Foto | Sabtu, 18 Juli 2020 | 23:41 WIB
Berita Foto | Kamis, 23 Juli 2020 | 23:23 WIB
Berita Foto | Kamis, 23 Juli 2020 | 23:20 WIB