Senin, 28 September 2020 | 08:58 WIB

Penutupan 3 Hotel Dikawasan Cipanas Garut Langkah Nyata Pencegahan Penyebaran Covid-19

Minggu, 6 September 2020 | 22:03 WIB
by Alam,tarungnews.com - 3.811 hit(s)

Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Pemerintah Daerah Kab. Garut, H. Budi Gangan Gumilar, SH, MH (photo:Alam)

Garut,TarungNews.com - Rame diberitakan terkait penutupan sementara waktu yang ditujukan kepada 3 hotel dikawasan wisata yang menjadi icon Garut, kawasan Cipanas Kecamatan Tarogong Kaler. tim tarungnews.com segera melakukan konfirmasi langsung kepada pihak terkait, dalam hal ini Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut.

Dalam klarifikasinya pada Minggu (6/8), Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Garut, H. Budi Gangan Gumilar, SH, MH memaparkan kronologi, harapan dan himbauan atas penutupan pelayanan dari ketiga hotel tersebut.

Berawal dari dilaksanakannya Test SWAB secara massal yang dilakukan oleh Gugus Tugas Covid-19 pada (27/8) yang lalu. Hasil SWAB menyatakan ada yang Terkonfirmasi, dan kemudian diketahui bahwa pihak yang diduga terkonfirmasi tersebut tercatat sebagai karyawan di tiga hotel yang dimaksud," ungkap Kadisparbud ini.

Situasional tersebut menjadi tanggung jawab bersama. Yang mana dalam situasional seperti ini tanggung jawab kami tidak hanya pada peningkatan ekonomi di masa pandemi tapi juga yang paling utama adalah keselamatan umat, dan pastinya kami harus bersikap secara berdasar dan sesuai standar operasional dan prosedur (SOP) tentang protokol kesehatan," tegas pria yang sudah lama malang-melintang di dunia birokrasi Garut ini.

Ia melanjutkan, "sikap Pemda dalam hal ini melalui Disparbud, diantaranya Hasil pembahasan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menyampaikan hasil Test SWAB. Tindak-lanjut sesuai SOP maka perlu dilakukan langkah strategis guna pencegahan agar "issue" tidak meluas yaitu dengan cara penutupan sementara.

Rencananya hari ini, Minggu (6/9) akan dilakukan seterilisasi di tiga lokasi yang dimaksud. Budi pun menyebutkan, "dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan menyeluruh kepada seluruh karyawan yang belum dilakukan Swab, berikutnya setelah batas waktu penutupan sementara objek akan dibuka kembali.

Adapun kendala yang kami hadapi diantaranya jeda waktu hasil Swab, yang mana hasil Swab tidak bisa diketahui spontan saat itu juga pasca dilakukan Swab, dan berikutnya pada saat keluar hasil Swab kondisi hotel di Cipanas dalam keadaan terisi," kata Budi.

Selain itu, melalui tarungnews.com Budi pun menyampaikan harapan dan himbauannya

Dari kami kepada seluruh pengelola pariwisata agar senantiasa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan secara terus berkelanjutan karena virus ini selalu mengancam setiap saat," pungkasnya.

Alam,tarungnews.com Biro Garut

 

 

Bagikan melalui:

Komentar Anda

BACA JUGA
Daerah | Selasa, 15 September 2020 | 23:07 WIB