Senin, 28 September 2020 | 09:29 WIB

Pembangunan & Pemberdayaan SDM Menuju Desa Yang Mandiri Dan Berkecukupan

Selasa, 15 September 2020 | 12:10 WIB
by Alam,tarungnews.com - 1.915 hit(s)

Alam.S

Oleh : Alam. S

Landasan, Strategi dan Arah Kebijakan Desa

Visi-Misi Sebagai Landasan.

Statistik Wilayah menjadi bahan baku terbitnya sebuah Visi-Misi yang akademik, terpelajari secara seksama, terencana, terarah serta terukur secara pasti bagi perubahan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakatnya.

Guna mewujudkan visi dan misi Desa, maka perlu ditetapkan strategi-strategi sebagai tahapan yang hendak dicapai. Strategi pembangunan desa merupakan penerjemahan dari pada butir-butir visi dan misi agar lebih implementatif dan konkret.

Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan SDM Menuju Desa Yang Mandiri Dan Berkecukupan dapat  diuraikan sebagai berikut : 

Strategi - Pemetaan potensi dan sumber daya "Desa" untuk mewujudkan "Desa" sebagai desa yang sejahtera dan mandiri.- Pemetaan potensi dan sumber daya yang perlu dilakukan adalah Inventarisir Potensi (sebagai Kekuatan), Kendala-kendala (sebagai kelemahan), Hambatan-hambatan (Ancaman) dan Prospek (Peluang) bagi pengembangan Desa sebagai desa yang mandiri dan berkecukupan.

- Peningkatan kapasitas Sumber daya manusia (SDM), Kelembagaan dan Sarana - prasarana bagi tumbuhnya klaster produksi, industri yang berbasis ekonomi kerakyatan. Klaster produksi dan industri yang diharapkan tumbuh di "Desa" adalah klaster produksi, industri yang kreatif dan inovatif, ramah lingkungan, hemat energi, mendasari pada nilai-nilai luhur tradisi dan kearifan lokal, manajemen pengelolaan yang profesional dengan melibatkan partisipasi perempuan sebagai bagian integral masyarakat "Desa."

Peningkatan usaha-usaha promosi kesehatan untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat serta usaha-usaha promosi pendidikan sebagai dasar pencerdasan masyarakat guna terbentuknya generasi cerdas. Pelibatan perempuan dalam agenda-agenda pembangunan desa. Pelibatan perempuan dimaknai sebagi peran serta perempuan sebagai perencana dan pelaksana kegiatan pembangunan yang dilaksanakan.

Usaha-usaha peningkatan kapasitas sumber daya perempuan juga harus dilakukan untuk menyiapkan perempuan sebagai aktor pembangunan. Pemberdayaan perempuan juga dapat dimaknai sebagai usaha meminimalkan dan mencegah terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap perempuan dan anak.

Intensifikasi sumber-sumber Pendapatan Asli Desa dan penerapan arah kebijakan keuangan desa agar Pendapatan Asli Desa dan pendapatan dari sumber lain dapat dikelola dengan baik.

Ekstensi sumber-sumber pendapatan lain diarahkan untuk dapat mengelola potensi kemitraan dengan dunia usaha dan industri.- Peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya aparatur desa agar dapat memberikan pelayanan pemerintah yang terbaik kepada seluruh warga desa Sumber daya aparatur desa termasuk personalia BPD, LPM, Karang Taruna, PKK, Takmir Masjid, Komite Sekolah dan kelembagaan lain yang berperan dalam pembangunan desa.

“Arah Kebijakan” Arah kebijakan dibagi dalam tiga agenda besar, yakni sebagai berikut :- Peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya potensi desa dalam mewujudkan visi "Desa" sebagai desa yang sejahtera dan mandiri.

Pembangunan sarana dan prasarana penunjang klaster produksi dan industri yang berbasis ekonomi kerakyatan untuk mewujudkan "Desa" sebagai desa yang maju.

Manajemen dan tata kelola antar kelembagaan pemerintahan dan kelembagaan pendukung untuk mewujudkan "Desa" sebagai desa yang tertib administrasi tata pemerintahan.

 

Bagikan melalui:

Komentar Anda

BACA JUGA
Berita Foto | Senin, 14 September 2020 | 22:39 WIB
Berita Foto | Kamis, 3 September 2020 | 23:17 WIB
Head Line | Selasa, 1 September 2020 | 23:18 WIB
Berita Foto | Minggu, 13 September 2020 | 22:47 WIB