Jumat, 30 Oktober 2020 | 23:50 WIB

Jual Hewan Langka via Online, Pemuda Ini Dibui 2 Tahun

Jumat, 20 November 2015 | 00:18 WIB
by Vie,tarungnews.com - 872 hit(s)

Ilustrasi Palu Hakim Photo (istimewa)

Banda Aceh,TarungNews.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Langsa menghukum Rahmadhani (28) dua tahun penjara dan denda Rp50 juta, karena terbukti memperdagangkan hewan langka yang dilindungi negara secara ilegal.

Perbuatan pria asal Langsa, Aceh ini dinyatakan melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentag Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

"Menjatuhkan hukuman pidana penjara dua tahun dan denda Rp50 juta," kata ketua majelis hakim Ismail Hidayat didampingi hakim anggota Sulaiman dan Fadhli dalam amar putusannya, Kamis (19/11/2015).

Jika terdakwa tak sanggup membayar denda, kata majelis, bisa menggantinya dengan menjalani hukuman tambahan tiga bulan penjara.

Vonis dijatuhkan hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni tiga tahun penjara plus denda Rp50 juta subsidair enam bulan bui.

Ramadhani dinyatakan melawan hukum karena memperdagangkan hewan langka yang dilindungi seperti orangutan dan burung elang.

Ia mencari pembeli melalui online. Aksinya dibongkar petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama personel Polda Aceh.

Dia ditangkap di Pondok Kemuning, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, pada 1 Agustus 2015. Ikut disita barang bukti tiga Orangutan Sumatera, dua Elang Bondol, seekor Burung Kuaraja dan satu awetan Macan Dahan.

Okezone.com

Editor : Vie,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar Anda

BACA JUGA
Daerah | Jumat, 16 Oktober 2020 | 23:02 WIB
Daerah | Rabu, 14 Oktober 2020 | 22:35 WIB