Jumat, 30 Oktober 2020 | 23:25 WIB

27 September, mengenang punahnya harimau Bali

Minggu, 27 September 2015 | 19:55 WIB
by Vie,tarungnews.com - 2.773 hit(s)

Harimau Bali (Panthera Tigris Balica) sudah di nyatakan punah sejak tahun 1937, photo Istimewa

TarungNews.com - Tepat 27 September, Harimau Bali dinyatakan punah pada tahun 1937 silam. Harimau Bali merupakan tiga subspesies yang ada di Indonesia yakni, Harimau Sumatera, dan Harimau Jawa.

Para ilmuwan dan ahli menduga harimau Bali telah punah akibat terus diburu oleh orang yang tak bertanggungjawab, serta hutan diubah menjadi lahan pertanian. Terlebih, para ilmuwan menilai punahnya harimau bali lantaran Pulau Bali terbatas dengan hutan.

Terakhir kali, harimau Bali ditembak mati di Sumber Kima, Bali Barat. Tim pemburu harimau Bali saat itu dipimpin oleh Oskar Vojnich.

Pemburu mencari harimau Bali untuk dijadikan koleksi bagian tubuhnya, misalnya bulu harimau Bali disimpan di museum Von Leiden, negeri Belanda. Harimau Bali memiliki berukuran kurang lebih panjang tubuh sekitar 90 150 cm dengan tinggi 60 95 cm. Harimau Bali memiliki bobot sekitar 100 kg.

Dari corak, harimau Bali lebih mirip dengan harimau Jawa yang memiliki pola garis-garis berwarna gelap dan bulu pendek berwarna oranye. Tak hanya itu, harimau Bali biasa disebut Panthera tigris balica. Kala itu, harimau dari Lembah Tigris menyebar luas dari Siberia hingga Rusia Timur. Kemudian harimau ini terus berkembang biak sampai di Indonesia meliputi pulau Sumatera, Jawa dan Bali.

Merdeka.com/berbagai sumber

Editor : Vie,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar Anda

BACA JUGA
Berita Utama | Selasa, 13 Oktober 2020 | 23:09 WIB
Daerah | Jumat, 16 Oktober 2020 | 23:02 WIB
Pendidikan | Selasa, 27 Oktober 2020 | 00:26 WIB