Senin, 28 September 2020 | 09:54 WIB

Solusi Perbaikan DAS Citarum

Minggu, 13 September 2020 | 22:42 WIB
by Yud,tarungnews.com - 504 hit(s)

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Dra. Lovita Adriana, MSi. Humas Prov Jabar

Lintas Jabar,TarungNews.com - Pencemaran dan kerusakan sungai Citarum diakibatkan aktivitas domestik dan industri di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Oleh sebab itu penting dilakukan sosialisasi dan kampanye Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) kepada masyarakat, terutama di sepanjang DAS Citarum, selain penegakan hukum terhadap industri yang mencemari lingkungan.

Hal itu diungkap dalam sambutan tertulis Kadiskominfo Jabar yang disampaikan Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Dra. Lovita Adriana, MSi, pada Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi PHBS di Sekitar DAS Citarum, di Kabupaten Purwakarta, Jumat (11/9/2020).

"Berdasarkan Perpres No. 15 Tahun 2018 tentang percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan Citarum, penyadaran masyarakat akan PHBS menjadi hal penting dilakukan," katanya.

Menurut Lovita, Citarum yang memiliki panjang  297 KM dari hulunya di Cisanti Kabupaten Bandung hingga muaranya di Muara Gembong Kabupaten Bekasi, harus dikembalikan manfaatnya untuk sekitar 27 juta jiwa.

"Manfaat Citarum harus sebesar-besarnya dikembalikan untuk kehidupan 27 juta jiwa yang memanfaatkan sungai ini untuk berbagai kebutuhan baik pengairan, maupun sumber baku air bersih," jelasnya.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta Deden Guntari, Pemkab Purwakarta sendiri sedang mengembangkan pengelolaan sampah mandiri dalam upaya menangani masalah sampah ke Citarum.

"Pengelolaan sampah mandiri ini merupakan kebijakan Bupati yang disebut Raksapuri atau Gerakan Berkah Sampah Untuk Purwakarta Istimewa. Dengan konsep itu, selain mampu menangani masalah sampah, sekaligus juga sampah membawa berkah ekonomi," kata Deden.

Menurut Deden langkah pertama yang dilakukan adalah dengan membangun TPS Terpadu sampah di Desa Tegaldatar Kecamatan Tegalwaru, yang akan dimulai Oktober 2020.

"Daerah ini diprioritaskan, mudah-mudahan bulan Oktober ini bisa dimulai, dan bulan Desember bisa selesai dan beroperasi," ujar Deden.

FGD Akselerasi PHBS di DAS Citarum di Kabupaten Purwakarta digelar atas kerjasama Diskominfo Jabar sebagai Humas Satgas Citarum, Diskominfo Kabupaten Purwakarta dan DLH Kabupaten Purwakarta. Dalam kegiatan itu selain Kadis LH Kabupaten Purwakarta, hadir juga sebagai pembicara, Kadiskominfo Kabupaten Purwakarta, Siti Ida Hamidah. (Pun)

Yud,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar Anda

BACA JUGA
Pendidikan | Rabu, 2 September 2020 | 23:01 WIB
Daerah | Sabtu, 19 September 2020 | 23:44 WIB