Kamis, 3 Desember 2020 | 14:37 WIB

Kota Bandung dan KBB Zona Merah, Namun Umumnya Kasus Positif COVID-19 di Jabar Turun

Selasa, 6 Oktober 2020 | 23:18 WIB
by Yud,tarungnews.com - 169 hit(s)

Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyampaikan, penambahan kasus dalam sepekan terakhir (28 September-4 Oktober) mengalami penurunan sekitar 28 persen dari pekan sebelumnya, dalam jumpa pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (5/10/20). Humas Prov Jabar

Kota Bandung,TarungNews.com - Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyampaikan, penambahan kasus dalam sepekan terakhir (28 September-4 Oktober) mengalami penurunan sekitar 28 persen dari pekan sebelumnya.

"Kasus masih naik-turun, tapi perbandingan antara minggu ini dan minggu sebelumnya, ada penurunan sebanyak 28 persen," kata Kang Emil ,dalam jumpa pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (5/10/20).

Kang Emil melaporkan, penambahan kasus terkonfirmasi positif masih didominasi wilayah Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi). Dalam sepekan terakhir, penambahan kasus terkonfirmasi di wilayah Bodebek mencapai 2.154 kasus atau 73 persen dari penambahan kasus di Jabar pada periode yang sama.

Selain itu, kata Kang Emil, terdapat 10 desa/kelurahan dengan risiko penularan tertinggi di Jabar. Delapan kelurahan di antaranya berada di Kota Depok.

"Itulah kenapa saya besok dan Rabu kemungkinan berkantor lagi di Depok untuk membantu pengendalian, mengawasi juga Bogor dan Bekasi," ucapnya.

Kang Emil juga memaparkan, dari data periode 28 September-4 Oktober 2020, terdapat lima daerah berstatus Zona Merah (Risiko Tinggi) di Jabar yakni Kota Depok, Bandung, Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Bandung Barat.

"Hari ini Kota dan Kabupaten Cirebon sudah tidak lagi Zona Merah, tetapi bergeser. Jadi zona merah sekarang adalah Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Bandung Barat. Jadi ada lima Zona Merah yang harus diwaspadai," katanya. 4

Selain itu, Kang Emil mengatakan bahwa pihaknya akan fokus menangani klaster pesantren dan industri.

"Minggu ini kita sedang fokus di klaster pesantren yang menjadi perhatian kita. Kasus klaster pesantren di Kuningan dan kabupaten Tasikmalaya pengondisian sudah dilakukan," ucapnya.

"Lalu masih ada klaster industri, khususnya di Karawang, sehingga proses pengendalian itu terus kita lakukan," imbuhnya.

Yud,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar Anda

BACA JUGA
Politik | Senin, 9 November 2020 | 23:06 WIB
Berita Foto | Jumat, 6 November 2020 | 23:10 WIB
Head Line | Selasa, 1 Desember 2020 | 22:45 WIB
Daerah | Rabu, 18 November 2020 | 23:00 WIB