Kamis, 3 Desember 2020 | 14:15 WIB

WWF Klaim Populasi Satwa Liar Turun Hampir 60 Persen

Minggu, 30 Oktober 2016 | 02:52 WIB
by Vie,tarungnews.com - 793 hit(s)

Seekor badak bercula satu taman safari Bengal di Siliguri, India, 6 September 2016. (Foto: AFP/DIPTENDU DUTTA)

Gland,TarungNews.com - Populasi satwa liar global anjlok sebesar 58 persen antara tahun 1970 hingga 2012. Hal ini disebutkan dalam laporan terbaru Living Planet yang diterbitkan kelompok konservasi WWF, Rabu 26 Oktober.

Laporan berisi kumpulan analisis data lebih dari 14.200 populasi pada 3.700 spesies mamalia, ikan, amfibi, burung, dan reptil. Diproyeksikan jika tren ini terus berlanjut, dunia bisa kehilangan lebih dari dua per tiga satwa liar pada 2020.

Angka terparah adalah spesies yang hidup di danau, sungai, dan lahan basah -- populasi penghuni air tawar ini menurun hingga 81 persen sejak empat dekade terakhir.

Menurut WWF seperti dilansir Time, Kamis (27/10/2016), cepatnya laju penurunan disebabkan meningkatnya populasi manusia, hilangnya habitat dan kerusakan lingkungan, perburuan, serta perubahan iklim.

"Kehidupan satwa liar menghilang dalam kehidupan kita pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Marco Lambertini, Direktur Jenderal WWF International, dalam laporan tersebut.

"Kita sedang memasuki era baru dalam sejarah bumi: Anthropocene," tambahnya. "Sebuah era di mana manusia lebih perkasa daripada kekuatan alam menjadi dorongan utama perubahan planet."

Laporan Living Planet WWF sebelumnya diterbitkan pada September 2014. Ketika itu, ditemukan bahwa keanekaragaman hayati merosot 52 persen antara tahun 1970 dan 2010 -- data terbaru menunjukkan bahwa populasi satwa liar terus menurun dalam tingkat yang lebih mengkhawatirkan. (WIL)

Sumber : Metrotvnews.com

Editor : Vie,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar Anda

BACA JUGA
Pendidikan | Selasa, 17 November 2020 | 15:08 WIB
Berita Utama | Kamis, 12 November 2020 | 23:05 WIB
Nasional | Kamis, 26 November 2020 | 01:25 WIB